in

Film Laga Indonesia: 6 Aksi Seru yang wajib ditonton!

Jika kamu kehabisan stok film laga barat, berikut ini adalah film laga Indonesia yang juga nggak kalah seru buat ditonton.

Sumber: KapanLagi.com

Meski tak bisa dipungkiri jika film luar negeri lebih mendominasi genre laga, sekalipun di tanah air. Akan tetapi, kita juga tidak dapat menyangkal bahwa film-film laga Indonesia tidak kalah menarik dan mulai mampu bersaing dengan film-film mancanegara. Ide-ide mulai dari superhero khas Indonesia, bela diri Indonesia, sampai mengusung peristiwa perjuangan kemerdekaan mewarnai film-film laga Indonesia, contohnya seperti yang sudah dikumpulkan FYINE di bawah ini.

Film Laga Indonesia Tentang Pendekar Tanah Air: Pendekar Tongkat Emas (The Golden Cane Warrior) (2014)

film laga indonesia
Sumber: KapanLagi.com

Rating: 6.2/10

Menampilkan pesona alam Sumba yang cantik, film silat Indonesia ini berkisah tentang Cempaka (Christine Hakim) si Pendekar Tongkat Emas yang disegani di dunia persilatan. Kesehatannya yang menurun membuatnya harus memilih pewaris sah tongkat emas dari keempat muridnya; Biru (Reza Rahardian), Gerhana (Tara Basro), Dara (Eva Celia Latjuba), dan Angin (Aria Kusumah) yang kemudian otomatis akan membuat si pewaris itu menjadi Pendekar Tongkat Emas yang baru. Konflik penuh aksi mulai muncul dari beda pendapat tentang siapa yang harus memiliki tongkat tersebut, membawakan pesan moral tentang arti pendekar sebenarnya. Oh ya, film ini juga menampilkan Nicholas Saputra sebagai tokoh bernama Elang, lho.

Film Laga Indonesia yang Didesikasikan untuk Pahlawan Indonesia: Merah Putih (2009)

Sumber: Cumi Cumi

Rating: 6.1/10

Film ini menjadi film pertama sekaligus pembuka dari trilogi seri film perjuangan Merah Putih, didedikasikan untuk dua orang pahlawan Indonesia, yaitu Letnan Satu R.M. Subianto Djojohadikusumo dan Kadet R.M. Sujono Djojohadikusumo. Tokoh-tokoh dalam film ini sendiri diisi oleh Amir (Lukman Sardi); muslim Indonesia yang sudah beristri, Marius (Darius Sinathrya); anak priyayi kaya raya, Surono (Zumi Zola); sahabat Marius, Thomas (Donny Alamsyah); Kristen dari Sulawesi yang bertekad jadi tentara lantaran keluarganya dihabisi oleh tentara Belanda, dan seorang pemeluk agama Hindu yang belum disebutkan namanya (Teuku Rifnu Wikana). Semuanya dipertemukan di asrama tentara dan menjalani hidup bersama selama beberapa waktu sampai kemudian Belanda menyerang.

Kehilangan teman seperjuangan dan berakhir diburu oleh Belanda membuat mereka yang tersisa mengatur strategi untuk memasang jebakan bagi musuh. Mengusung banyak nilai positif dan mempertontonkan tindakan negatif yang pasti akan diikuti oleh akibatnya, film aksi penuh strategi ini patut ditonton bersama kawan.

Merah Putih 2: Darah Garuda (2010)

film laga indonesia
Sumber: Emaze

Rating: 6.7/10

Sebagai film kedua dari seri Merah Putih, Darah Garuda bercerita tentang kelanjutan perjuangan Amir dan kelompoknya melawan Belanda. Hal itu dimulai dari membebaskan istri Amir, Melati (Astri Nurdin) yang tengah hamil dan kakak Surono, Senja (Rahayu Saraswati), yang ditawan Belanda dan menjalani kerja paksa di perkebunan kopi. Dalam film ini diceritakan pula bahwa mereka akhirnya bertemu tentara Jendral Sudirman, membuat Senja ikut masuk memanggul senjata demi kematian adiknya dan ikut melawan Mayor Van Gaartner (Rudy Wowor). Tentunya di film satu ini pula banyak yang gugur, tetapi juga dibarengi dengan aksi tembak menembak dan strategi yang seru, lebih apik daripada film pertamanya dan lebih dahsyat. Belum lagi adegan terakhir yang pastinya akan membuat kalian para penonton berteriak, “Merdeka!” di akhir film seru satu ini.

Merah Putih 3: Hati Merdeka (2011)

Sumber: Tribun Wiki

 

Rating: 6.2/10

Menjadi film ketiga sekaligus terakhir dari trilogi Merah Putih, film ini mengambil latar waktu tahun 1949, yang meski telah merdeka, Pasukan Belanda masih berusaha menyerang untuk menjajah kembali Indonesia. Kali ini Pasukan Kapten Amir dikirim ke Bali untuk membereskan Kolonel Raymer—yang ternyata dulu menghabisi orang tua Thomas. Selain menampilkan pertarungan darat dan laut, film ini juga disertai oleh banyak tank dan kapal perang yang menjadikannya semakin menegangkan dan seru untuk ditonton.

Foxtrot Six (2019)

film laga indonesia
Sumber: CNN Indonesia

Rating: 7/10

Film action Indonesia 2019 ini mengambil latar waktu di masa depan, ketika Indonesia telah menjadi negara adikuasa, di mana makanan lebih berharga daripada yang lainnya, minyak sekalipun. Di sini diceritakan bahwa Piranas, partai politik jahat yang berniat menyengsarakan rakyat lebih jauh lagi, membuat kelompok Reformasi menculik Angga (Oka Antara), salah satu anggota parlemen Piranas, dan membuatnya bekerja sama untuk menyerang balik dan menggagalkan rencana Piranas untuk membunuh para anggota Reformasi, bersama mantan rekan-rekannya; Oggi (Verdi Solaiman), Bara (Rio Dewanto), Ethan (Mike Lewis), Tino (Arifin Putra), dan si pembunuh misterius, Spec (Chicco Jerikho). Aksi mereka jelas membuat film laga Indonesia ini seru untuk disaksikan.

Film Laga Indonesia dengan Aksi Brutal dari Awal Hingga Akhir: The Night Comes for Us (2018)

Sumber: IMDb

Rating: 7/10

Selain membawakan aksi yang seru untuk ditonton, film action Indonesia 2018 ini juga tampil dalam genre thriller yang akrab dengan ketegangan dan darah. Dibintangi oleh Joe Taslim, Iko Uwais, Dian Sastowardoyo, dan Julie Estelle, film dengan aksi brutal ini menceritakan pengkhianatan seorang anggota geng demi menyelamatkan seorang gadis kecil. Mulanya ia melakukan semua pekerjaan yang diperintahkan oleh bosnya, mulai dari merampas hak orang lain hingga menentukan hidup dan mati mereka. Namun ternyata pertemuannya dengan si gadis kecil itu membuktikan bahwa ia masih punya nurani. Teman-teman satu gengnya berakhir memburunya untuk dihabisi, membuat Ito (Joe Taslim) harus melawan teman-temannya sendiri untuk bertahan hidup. Selain bintang-bintang terkenal di atas, film ini juga banyak mencuri perhatian dari karakter-karakter unik dalam film ini.

Selesai sudah enam film laga Indonesia yang mampu bersaing dengan film-film luar negeri sekalipun menggunakan ide-ide khas nusantara, dengan silat dan pertempuran perang kemerdekaan. Jangan lupa terus dukung industri perfilman Indonesia, ya! Jika bukan anak bangsa yang mendukung dan ikut berjuang, maka siapa lagi?

Baca juga:  6 Film Silat Indonesia Ini Seru dan Kaya Akan Budaya Lokal

What do you think?

Written by Dian Ayu Aristina

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Comments

0 comments

8 Film Tentang Bencana Alam Asia yang Tak Kalah Keren dari Hollywood

Film Terlaris 2018: 8 Judul Lokal yang Masih Enak Untuk Ditonton Ulang