in

Jenis Genre Anime ini Harus Kamu Ketahui Artinya. Mana Favoritmu?

Mana favoritmu?

Genre anime merupakan salah satu faktor penting dalam memilih dan menonton suatu anime. Namun apakah kalian tahu apa itu genre? Genre adalah pembagian suatu bentuk seni atau tutur tertentu menurut kriteria yang sesuai untuk bentuk tersebut. Dapat disimpulkan bahwa genre dalam anime adalah pembagian atau pengelompokkan berbagai macam anime dalam suatu kelompok tertentu. FYINE akan menyajikan informasi mengenai macam-macam genre yang sering muncul di dalam anime.

Shounen

Sumber: Bones/Boku no Hero Academia via Mariviu

Genre shounen adalah sebuah genre yang lebih ditujukan kepada para remaja laki-laki di kisaran umur 12-18 tahun. Kata shounen sendiri diambil dari kanji 少年 (shounen) yang berarti “anak laki-laki”. Genre shounen adalah genre yang paling populer di kalangan para penikmat anime dan meskipun genre ini diperuntukan bagi para remaja laki-laki, tidak sedikit remaja perempuan yang juga menikmati bahkan menyukai anime-anime dengan genre tersebut.

Contoh anime shounen adalah One Piece, Naruto, dan Boku no Hero Academia.

Shoujo

})(jQuery);

Sumber: Studio Pierrot/Akatsuki no Yona via MyAnimeList

Kebalikan dari genre shounen, genre shoujo adalah genre yang ditujukan kepada para remaja perempuan. Kata shoujo diambil dari kanji 少女 (shoujo) yang berarti “anak perempuan”. Banyak yang beranggapan bahwa genre shoujo identik dengan kisah romansa atau percintaan dan selalu bertokoh utama perempuan. Padahal tidak semua anime yang menitikberatkan pada percintaan masuk ke dalam genre shoujo dan tokoh utama dalam genre shoujo tidak selalu perempuan.

Contoh anime shoujo adalah Akatsuki no Yona, Ao Haru Ride, dan Natsume Yuujinchou.

Seinen

Sumber: Studio Pierrot/Tokyo Ghoul via JustWatch

Genre seinen adalah genre yang ditujukan kepada penggemar remaja laki-laki yang lebih tua dan pria dewasa dengan kisaran umur 18 hingga 45 tahun. Genre seinen di dalam anime biasanya menyajikan tema-tema yang lebih berat dan rumit daripada genre shounen dan kadang-kadang menampilkan beberapa adegan fanservice yang tidak cocok untuk usia di bawah 18 tahun.

Contoh anime seinen adalah Tokyo Ghoul, Kiseijuu, dan Boku dake ga Inai Machi.

Josei

Sumber: J.C.Staff/Hachimitsu to Clover via Honey and Clover Wiki

Kebalikan dari genre seinen, genre josei adalah genre yang ditujukan kepada remaja perempuan yang lebih tua dan wanita dewasa dengan kisaran umur 18 hingga 45 tahun. Genre josei sering menyajikan cerita-cerita romansa yang realistis dengan penceritaan yang lebih dewasa.

Contoh anime josei adalah Nodame Cantabile, Hachimitsu to Clover, dan Chihayafuru.

Harem

Sumber: Shaft/Nisekoi via Nisekoi Wiki

Genre harem adalah sebuah genre yang menampilkan kisah dengan tokoh utama seorang laki-laki yang dikelilingi oleh banyak perempuan dan biasanya si tokoh utama akan disukai oleh perempuan-perempuan yang mengelilinginya. Genre harem merupakan salah satu genre yang terkenal di kalangan penikmat anime laki-laki, selain karena terdapat banyak sekali karakter perempuan cantik, biasanya mereka memosisikan dirinya sebagai sang karakter utama laki-laki.

Contoh anime harem adalah Nisekoi, The World God Only Knows, dan Boku ha Tomodachi ga Sukunai.

Harem Reverse

Genre Anime
Sumber: A-1 Pictures/Uta no☆Prince-sama♪ Maji Love 1000% via IMDb

Kebalikan dari genre harem, harem reverse adalah genre yang menampilkan kisah dengan tokoh utama perempuan yang dikelilingi oleh banyak laki-laki. Anime dengan genre harem reverse biasanya diadaptasi dari otome game terkenal dengan genre dan judul yang sama.

Contoh anime harem reverse adalah Uta no Prince-sama, Hakuoki, dan Watashi ga Motete Dousunda.

Boy’s Love (Shounen-ai)

Genre Anime
Sumber: Encourage Films/Hitorijime My Hero via Amino Apps

Boy’s Love (Shounen-ai) atau biasa disingkat dengan BL adalah sebuah genre yang menampilkan kisah romansa antara laki-laki dengan laki-laki. Sebelum ada istilah BL, genre anime dengan tema serupa disebut dengan yaoi. Namun sekarang genre yaoi hanya diperuntukkan bagi kisah romansa antara laki-laki dengan laki-laki yang menampilkan adegan seksual, sementara yang tidak menampilkan adegan tersebut disebut dengan shounen-ai.

Contoh anime shounen-ai adalah Hitorijime My Hero, Sekaiichi Hatsukoi, dan Given.

Girl’s Love (Shoujo-ai)

Genre Anime
Sumber: Passione/Citrus via Citrus Wiki

Kebalikan dari BL, girl’s Love (shoujo-ai) adalah sebuah genre yang menampilkan kisah romansa antara perempuan dengan perempuan. Genre girls’s love sendiri awalnya lebih dikenal dengan sebutan yuri, namun sekarang istilah yuri hanya diperuntukkan pada kisah romansa yang menampilkan unsur adegan seksual secara eksplisit.

Contoh anime shoujo-ai adalah Citrus, Bloom Into You, dan Sakura Trick.

Ecchi

Genre Anime
Sumber: TNK/Highschool DxD via Manga.Tokyo

Genre ecchi adalah genre yang tidak diperuntukkan untuk penikmat anime di bawah umur 18 tahun karena genre ini mengandung fanservice yang mengarah ke hal-hal berbau seksual, seperti adegan hampir tidak mengenakan busana (biasanya pada karakter wanita) atau sering memperlihatkan pakaian dalam. Genre ecchi biasanya sering terdapat di dalam anime shounen, seinen, dan harem yang memang diperuntukkan untuk pemirsa laki-laki.

Contoh anime ecchi adalah Highschool DxD, To Love-Ru, dan Prison School.

Baca juga:  5 Anime Tentang Dewa yang Seru dan Wajib Ditonton

What do you think?

Written by diahayupitaloka

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Comments

0 comments

film vino g bastian

9 Film Vino G Bastian Terbaik dari yang Kocak sampai Bikin Nangis

Apa Benar Belajar Alur Cerita Assassin Creed Bikin Pinter Sejarah?